Uraikan Deefensasi Psikologi Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian Deefensasi Psikologi Sosial

Definisi defensif dalam psikologi sosial merujuk pada perilaku manusia yang dilakukan sebagai tanggapan terhadap situasi yang mengancam. Defensif dapat dilakukan dalam bentuk penghindaran atau perlindungan diri. Dalam psikologi sosial, defensif dapat didefinisikan sebagai mekanisme pertahanan diri yang digunakan untuk menjaga diri dari ancaman atau kegagalan yang dapat mengganggu kesejahteraan emosional dan psikologis individu.

Teori Deefensasi Psikologi Sosial

Teori defensif dalam psikologi sosial dikembangkan oleh ahli psikologi sosial Roy Baumeister dan Mark Leary pada tahun 1995. Menurut teori ini, defensif dianggap sebagai respons individu terhadap perasaan tidak berharga. Mereka mengemukakan bahwa manusia secara alami ingin merasa berharga dan dihormati oleh orang lain. Karenanya, ketika merasa tidak dihargai atau diabaikan, individu akan merasa tidak berharga dan berusaha untuk meningkatkan harga dirinya melalui mekanisme defensif.

Jenis-Jenis Deefensasi Psikologi Sosial

Beberapa jenis defensif dalam psikologi sosial antara lain:1. Rationalisasi – individu mencari alasan untuk membenarkan tindakan mereka yang tidak jelas dan tidak beralasan.2. Proyeksi – membuat kesalahan orang lain untuk mempertahankan harga diri sendiri.3. Negasi – menolak kenyataan atau mengabaikan informasi yang bertentangan dengan keyakinan atau kepercayaan individu.4. Regresi – berperilaku seperti anak kecil dalam situasi yang menegangkan atau sulit.5. Sublimasi – mengalihkan energi dari keinginan tidak sehat ke aktivitas lebih positif.

Dampak Deefensasi Psikologi Sosial

Defensif dapat memiliki dampak negatif pada individu dan lingkungannya. Beberapa dampak defensif adalah:1. Gangguan hubungan interpersonal – individu dapat kehilangan hubungan dengan orang lain karena perilaku defensif mereka.2. Peningkatan stres – ketika individu merasa terus-menerus mengalami ancaman atau kegagalan, mereka dapat mengalami peningkatan stres dan kecemasan.3. Pengurangan kinerja – ketika individu fokus pada menjaga harga diri mereka, mereka dapat mengalami pengurangan kinerja dalam pekerjaan atau tugas mereka.4. Pengabaian masalah – individu yang menggunakan mekanisme defensif dapat mengabaikan masalah yang sebenarnya memerlukan perhatian dan penyelesaian.

Contoh Deefensasi Psikologi Sosial

Contoh-contoh defensif dalam psikologi sosial yang mungkin pernah kamu alami antara lain:1. Alasan – mengatakan bahwa kamu melakukan tindakan tertentu karena ada alasan atau kondisi tertentu yang menyebabkannya.2. Penyangkalan – mengabaikan informasi atau fakta yang tidak sesuai dengan keyakinan atau pandangan kamu.3. Defleksi – mengalihkan perhatian dari masalah yang sebenarnya dengan membicarakan masalah lain yang tidak terkait.4. Penyimpangan – menggambarkan diri kamu sebagai korban dalam situasi tertentu agar kamu tidak dianggap bertanggung jawab atas tindakan atau keputusan kamu.5. Retorika – menggunakan kata-kata atau argumen yang bernada emosional untuk mempengaruhi orang lain dan mempertahankan posisi kamu.

Cara Mengatasi Deefensasi Psikologi Sosial

Beberapa cara yang dapat membantu mengatasi perilaku defensif dalam psikologi sosial antara lain:1. Mengenali perilaku defensif – dengan menyadari bahwa kamu menggunakan mekanisme defensif, kamu dapat memulai untuk mengatasi perilaku tersebut.2. Menerima kenyataan – terkadang sulit untuk menerima kenyataan, tetapi hal ini diperlukan untuk mengatasi perilaku defensif.3. Meningkatkan harga diri – meningkatkan harga diri dapat membantu mengurangi kebutuhan kamu untuk menggunakan mekanisme defensif.4. Meningkatkan keterampilan interpersonal – belajar berkomunikasi dengan baik dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif dapat membantu mengurangi perilaku defensif.5. Mencari bantuan – terkadang sangat sulit untuk mengatasi perilaku defensif sendiri, dan mencari bantuan dari ahli atau teman dapat membantu.

Kesimpulan

Defensif dalam psikologi sosial adalah mekanisme pertahanan diri yang digunakan individu untuk menjaga harga diri mereka dari ancaman atau kegagalan yang dapat mengganggu kesejahteraan emosional dan psikologis mereka. Defensif dapat memiliki dampak negatif pada individu dan lingkungannya, tetapi dapat diatasi melalui meningkatkan harga diri, keterampilan interpersonal, dan mencari bantuan dari ahli atau teman. Oleh karena itu, penting bagi individu untuk mengenali perilaku defensif mereka dan berusaha untuk mengatasi perilaku tersebut.

FAQ

1. Apa itu defensif dalam psikologi sosial?Defensif dalam psikologi sosial merujuk pada perilaku manusia yang dilakukan sebagai tanggapan terhadap situasi yang mengancam. Defensif dapat dilakukan dalam bentuk penghindaran atau perlindungan diri.2. Apa dampak defensif pada individu dan lingkungannya?Defensif dapat memiliki dampak negatif pada individu dan lingkungannya, seperti gangguan hubungan interpersonal, peningkatan stres, pengurangan kinerja, dan pengabaian masalah.3. Bagaimana cara mengatasi perilaku defensif dalam psikologi sosial?Beberapa cara yang dapat membantu mengatasi perilaku defensif dalam psikologi sosial antara lain dengan mengenali perilaku defensif, menerima kenyataan, meningkatkan harga diri, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan mencari bantuan dari ahli atau teman.