Tujuan Kerja Menurut Ahli Dalam Psikologi

Pengenalan

Tujuan kerja adalah tujuan yang ingin dicapai oleh seseorang di tempat kerjanya. Tujuan ini bisa berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung pada motivasi dan nilai-nilai yang dimilikinya. Dalam psikologi, tujuan kerja menjadi salah satu fokus penelitian yang penting, karena tujuan kerja yang jelas dan terukur dapat meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja seseorang.

Ahli Psikologi Tentang Tujuan Kerja

Beberapa ahli psikologi telah menguji dan mengembangkan teori tentang tujuan kerja. Salah satu yang terkenal adalah Edward Locke, seorang psikolog Amerika yang mengembangkan teori goal-setting. Menurut Locke, tujuan yang spesifik dan menantang dapat meningkatkan kinerja dan motivasi seseorang.Selain itu, ahli psikologi lain seperti Gary Latham dan Edwin A. Locke juga menemukan bahwa tujuan yang diatur secara mandiri dapat meningkatkan kinerja. Mereka juga menemukan bahwa tujuan yang dianggap sulit akan meningkatkan kinerja lebih dari tujuan yang dianggap mudah.

Tujuan Kerja yang Umum

Tujuan kerja yang umum seringkali diarahkan pada pencapaian karir atau pekerjaan yang stabil. Tujuan ini bisa berupa meningkatkan pendapatan, mendapatkan promosi, atau mencapai suatu posisi yang diinginkan. Selain itu, tujuan kerja juga bisa berupa mencari pengalaman baru, memperluas jaringan sosial, dan membangun keterampilan baru.

Tujuan Kerja yang Spesifik

Selain tujuan kerja yang umum, ada juga tujuan kerja yang lebih spesifik, seperti meningkatkan produktivitas, meningkatkan kualitas kerja, dan memperoleh penghargaan atau apresiasi dari rekan kerja atau atasan. Tujuan kerja yang spesifik ini biasanya bersifat lebih teknis dan membutuhkan strategi yang lebih terperinci dalam mencapainya.

Tujuan Kerja yang Berkaitan dengan Kepuasan Kerja

Tujuan kerja yang baik juga harus berhubungan dengan kepuasan kerja. Tujuan yang tidak terkait dengan kepuasan kerja dapat memperburuk kesejahteraan mental dan fisik seseorang, bahkan mengarah pada kelelahan kerja atau penurunan produktivitas. Oleh karena itu, tujuan kerja yang baik haruslah sejalan dengan nilai-nilai dan kebutuhan seseorang.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tujuan Kerja

Beberapa faktor yang mempengaruhi tujuan kerja seseorang antara lain:

Karakteristik Pribadi

Karakteristik pribadi seperti kepribadian, nilai-nilai, dan minat dapat mempengaruhi tujuan kerja seseorang. Misalnya, seseorang yang memiliki kepribadian yang kompetitif mungkin akan memiliki tujuan kerja yang berorientasi pada pencapaian prestasi tertinggi.

Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi juga dapat mempengaruhi tujuan kerja seseorang. Seseorang yang hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit mungkin akan memiliki tujuan kerja yang berorientasi pada meningkatkan pendapatan.

Interaksi Sosial

Interaksi sosial dalam lingkungan kerja dapat mempengaruhi tujuan kerja seseorang. Misalnya, seseorang yang bekerja di lingkungan yang kompetitif mungkin akan memiliki tujuan kerja yang berorientasi pada mencapai posisi yang lebih tinggi.

Penilaian Kinerja

Penilaian kinerja juga dapat mempengaruhi tujuan kerja seseorang. Misalnya, seseorang yang mendapatkan penilaian kinerja yang baik mungkin akan memiliki tujuan kerja yang berorientasi pada mempertahankan atau meningkatkan kinerja.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan tujuan kerja?

Tujuan kerja adalah tujuan yang ingin dicapai oleh seseorang di tempat kerjanya.

2. Bagaimana tujuan kerja dapat meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja?

Tujuan kerja yang spesifik dan menantang dapat meningkatkan kinerja dan motivasi seseorang. Selain itu, tujuan kerja yang disesuaikan dengan nilai-nilai dan kebutuhan seseorang juga dapat meningkatkan kepuasan kerja.

3. Apa yang mempengaruhi tujuan kerja seseorang?

Beberapa faktor yang mempengaruhi tujuan kerja seseorang antara lain karakteristik pribadi, kondisi ekonomi, interaksi sosial, dan penilaian kinerja.

Kesimpulan

Tujuan kerja merupakan hal yang penting dalam kehidupan seseorang di tempat kerjanya. Tujuan kerja yang baik haruslah spesifik, menantang, dan disesuaikan dengan nilai-nilai dan kebutuhan seseorang. Selain itu, faktor-faktor seperti karakteristik pribadi, kondisi ekonomi, interaksi sosial, dan penilaian kinerja juga dapat mempengaruhi tujuan kerja seseorang. Dengan mengetahui hal ini, diharapkan seseorang dapat mengembangkan tujuan kerja yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja. Terima kasih telah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.