Teori Psikologi Humanitif Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi Humanitif

Psikologi humanitif adalah suatu cabang ilmu psikologi yang berfokus pada manusia secara keseluruhan, bukan hanya sekedar aspek biologis atau fisiknya saja. Teori psikologi humanitif menitikberatkan pada dunia batin serta potensi manusia dan bagaimana manusia dapat mengembangkan dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.

Sejarah Psikologi Humanitif

Psikologi humanitif pertama kali diperkenalkan oleh Carl Rogers, seorang psikolog Amerika Serikat yang aktif pada tahun 1950an. Selain itu, psikolog Abraham Maslow juga turut menitikberatkan pada konsep psikologi humanitif melalui teorinya tentang hierarki kebutuhan manusia.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Carl Rogers

Menurut Carl Rogers, manusia pada dasarnya memiliki kecenderungan untuk berkembang dan mencapai potensi terbaiknya. Namun, adanya konflik antara kebutuhan diri sendiri dan kebutuhan sosial seringkali menghambat proses ini. Oleh karena itu, dalam terapi psikologi humanitif yang dirancang oleh Carl Rogers, psikolog tidak berperan sebagai ahli yang memberikan solusi, melainkan sebagai fasilitator yang membantu pasien untuk menemukan jawaban dan solusi dari dalam dirinya sendiri.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Abraham Maslow

Abraham Maslow mengemukakan bahwa manusia memiliki hierarki kebutuhan yang terdiri dari lima tingkatan, yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Ketika kebutuhan pada tingkatan yang lebih rendah telah terpenuhi, manusia akan berusaha untuk mencapai kebutuhan pada tingkatan yang lebih tinggi.

Konsep Self-Actualization

Konsep self-actualization merupakan salah satu konsep penting dalam teori psikologi humanitif. Self-actualization merujuk pada proses di mana manusia mengembangkan potensi dirinya secara maksimal dan mencapai kebahagiaan sejati.

Perbedaan Antara Psikologi Humanitif dan Psikologi Behavioristik

Psikologi behavioristik menekankan pada pengaruh lingkungan dan pengalaman dalam membentuk perilaku manusia, sedangkan psikologi humanitif fokus pada potensi batin dan kemampuan manusia untuk memperbaiki diri sendiri.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Viktor Frankl

Viktor Frankl merupakan seorang psikolog Austria yang mengembangkan terapi logotherapy, suatu bentuk terapi psikologi humanitif yang menekankan pada pencarian makna hidup. Menurut Frankl, manusia memiliki kebutuhan yang mendasar akan makna dan tujuan hidup.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Rollo May

Rollo May adalah seorang psikolog Amerika Serikat yang menekankan pentingnya kebebasan dan kreativitas dalam mencapai kebahagiaan sejati. Menurut May, manusia perlu memilih untuk hidup dengan cara yang jujur dan autentik, serta mengembangkan kreativitas dan kepribadian yang unik dan berbeda dari orang lain.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Jean Piaget

Jean Piaget merupakan seorang psikolog Swiss yang meneliti tentang perkembangan kognitif pada anak-anak. Teori psikologi humanitif menurut Piaget menitikberatkan pada pentingnya pengalaman belajar dan interaksi sosial dalam membentuk perkembangan kognitif manusia.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Erik Erikson

Erik Erikson merupakan seorang psikolog Jerman-Amerika yang menekankan pentingnya pengembangan identitas dan hubungan sosial dalam perkembangan manusia. Menurut Erikson, manusia melalui delapan tahapan perkembangan psikososial yang saling terkait dan memiliki konflik yang harus diatasi.

Teori Psikologi Humanitif Menurut Karen Horney

Karen Horney adalah seorang psikoanalis dan psikolog Amerika Serikat yang menekankan pentingnya pengembangan diri yang sehat dan relasi interpersonal yang harmonis. Menurut Horney, seseorang perlu mengembangkan kepercayaan diri dan menjadi mandiri secara emosional.

FAQ

1. Apa itu psikologi humanitif?Psikologi humanitif adalah suatu cabang ilmu psikologi yang berfokus pada manusia secara keseluruhan, bukan hanya sekedar aspek biologis atau fisiknya saja.2. Siapa saja ahli psikologi yang mengembangkan teori psikologi humanitif?Beberapa ahli psikologi yang mengembangkan teori psikologi humanitif antara lain Carl Rogers, Abraham Maslow, Viktor Frankl, Rollo May, Jean Piaget, dan Erik Erikson.3. Apa perbedaan antara psikologi humanitif dan psikologi behavioristik?Psikologi behavioristik menekankan pada pengaruh lingkungan dan pengalaman dalam membentuk perilaku manusia, sedangkan psikologi humanitif fokus pada potensi batin dan kemampuan manusia untuk memperbaiki diri sendiri.

Kesimpulan

Psikologi humanitif menekankan pada manusia secara keseluruhan dan potensi batin yang dimilikinya, serta bagaimana manusia dapat mengembangkan dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Beberapa ahli psikologi yang mengembangkan teori psikologi humanitif antara lain Carl Rogers, Abraham Maslow, Viktor Frankl, Rollo May, Jean Piaget, dan Erik Erikson. Salah satu konsep penting dalam teori psikologi humanitif adalah self-actualization, yang merujuk pada proses di mana manusia mengembangkan potensi dirinya secara maksimal dan mencapai kebahagiaan sejati. Terima kasih telah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya.