Perubahan Fisiologi Dan Psikologi Kala Ii Menurut Wiknjosastro

Pendahuluan

Setiap wanita pasti akan mengalami masa menopause, yaitu saat ovarium tidak lagi menghasilkan telur. Menopause terjadi normal pada usia 45-55 tahun. Pada masa menopause, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh wanita, baik dari segi fisik maupun psikologis. Salah satu ahli yang mendalami perubahan fisiologi dan psikologi kala II adalah Wiknjosastro. Dalam artikel ini, kita akan membahas perubahan apa saja yang terjadi pada tubuh wanita saat memasuki kala II menurut Wiknjosastro.

Perubahan Fisiologi Kala II Menurut Wiknjosastro

Menopause adalah fase di mana produksi hormon estrogen menurun. Hal ini menyebabkan perubahan yang signifikan pada tubuh wanita. Beberapa perubahan fisiologi yang dapat terjadi pada tubuh wanita saat memasuki kala II menurut Wiknjosastro adalah sebagai berikut:

1. Perubahan pada Siklus Haid

Saat memasuki masa menopause, siklus haid menjadi tidak teratur dan akhirnya berhenti. Ini disebabkan karena produksi hormon estrogen menurun, sehingga mempengaruhi produksi hormon yang terkait dengan siklus haid.

2. Penurunan Produksi Hormon Estrogen

Penurunan produksi hormon estrogen juga dapat menyebabkan berbagai gejala seperti hot flashes, insomnia, nyeri sendi, dan penurunan kepadatan tulang.

3. Penurunan Kepadatan Tulang

Penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis juga banyak terjadi pada wanita yang sudah memasuki kala II. Hal ini disebabkan karena penurunan produksi hormon estrogen yang juga berperan dalam menjaga kepadatan tulang.

4. Perubahan pada Kulit dan Rambut

Kulit dan rambut juga dapat mengalami perubahan saat memasuki masa menopause. Kepadatan kulit dan elastisitas rambut akan menurun karena penurunan produksi hormon estrogen.

Perubahan Psikologi Kala II Menurut Wiknjosastro

Tidak hanya perubahan fisik, tetapi juga perubahan psikologi dapat terjadi pada wanita saat memasuki masa menopause. Beberapa perubahan psikologi yang dapat terjadi pada wanita saat memasuki kala II menurut Wiknjosastro adalah sebagai berikut:

1. Mood Swing

Mood swing atau perubahan mood yang tiba-tiba dapat terjadi karena perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh wanita. Hal ini dapat menyebabkan perasaan sedih, kecemasan, dan stres.

2. Penurunan Gairah Seksual

Penurunan produksi hormon seks yang terjadi pada masa menopause juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual pada wanita.

3. Menurunnya Kepuasan Hidup

Perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada wanita saat memasuki kala II juga dapat menyebabkan menurunnya kepuasan hidup karena perasaan tidak nyaman.

FAQ

1. Apakah semua wanita mengalami perubahan fisiologi dan psikologi saat memasuki kala II?

Ya, semua wanita pasti mengalami perubahan fisiologi dan psikologi saat memasuki kala II. Namun, intensitas dan gejala yang dirasakan setiap wanita bisa berbeda-beda.

2. Apakah perubahan fisiologi dan psikologi kala II dapat dihindari?

Tidak ada cara untuk menghindari perubahan fisik dan psikologi yang terjadi saat memasuki kala II. Namun, beberapa gejala dapat dikurangi dengan melakukan pola hidup sehat.

Kesimpulan

Perubahan fisiologi dan psikologi pada wanita saat memasuki kala II memang tidak bisa dihindari. Hal ini disebabkan karena produksi hormon yang menurun. Namun, dengan melakukan pola hidup sehat, gejala yang dirasakan bisa dikurangi. Jadi, jangan takut menghadapi masa menopause, karena hal itu adalah fase alami dalam kehidupan seorang wanita.Terima kasih sudah membaca artikel ini. Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.