Perkembangan Psikologi Sosial Menurut Gustave Le Bon

Pengantar

Psikologi sosial adalah cabang psikologi yang mempelajari bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain dan lingkungannya. Salah satu tokoh penting dalam perkembangan psikologi sosial adalah Gustave Le Bon. Le Bon adalah seorang ilmuwan sosial Prancis yang terkenal karena karyanya yang berjudul “The Crowd: A Study of the Popular Mind”. Buku ini membahas bagaimana individu berperilaku ketika berada dalam kerumunan atau massa. Artikel ini akan membahas perkembangan psikologi sosial menurut Gustave Le Bon.

Perkembangan Psikologi Sosial

Gustave Le Bon pertama kali mempelajari psikologi sosial pada tahun 1881 ketika ia sedang menempuh pendidikan di Universitas Paris. Le Bon tertarik dengan studi tentang psikologi massa dan bagaimana individu berperilaku ketika berada dalam kerumunan. Le Bon percaya bahwa individu ketika berada dalam kerumunan tidak lagi memiliki kontrol penuh atas pikirannya dan perilakunya. Le Bon kemudian mempublikasikan bukunya yang berjudul “The Crowd: A Study of the Popular Mind” pada tahun 1895. Buku ini menjadi karya penting dalam perkembangan psikologi sosial karena membahas bagaimana individu berperilaku ketika berada dalam kerumunan. Le Bon percaya bahwa individu ketika berada dalam kerumunan akan menjadi lebih mudah terpengaruh oleh opini dan tindakan orang di sekitarnya. Le Bon juga percaya bahwa individu dalam kerumunan cenderung lebih emosional dan impulsif dalam mengambil keputusan. Mereka akan mengikuti tindakan yang dianggap benar oleh orang lain tanpa berpikir terlebih dahulu. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa individu dalam kerumunan cenderung mengalami “hipnosis kolektif” atau keadaan di mana mereka merasa terhubung dengan orang di sekitarnya. Le Bon juga menjelaskan tentang “sifat massa” atau karakteristik yang dimiliki oleh kerumunan. Beberapa sifat massa adalah impulsif, tidak konsisten, mudah dipengaruhi, dan irasional. Le Bon percaya bahwa sifat massa ini cenderung merusak keputusan yang diambil oleh individu di dalamnya.

Relevansi Psikologi Sosial Le Bon di Masa Kini

Meskipun teori Le Bon tentang psikologi massa telah dikritik dan diperdebatkan oleh banyak ilmuwan sosial, namun banyak aspek dari teorinya masih relevan hingga saat ini. Terutama dalam era digital dimana kerumunan tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga secara virtual melalui media sosial. Saat ini, orang lebih mudah terhubung dengan kerumunan atau massa melalui media sosial. Hal ini membuat Le Bon menjadi semakin relevan karena teorinya dapat membantu kita memahami bagaimana individu berperilaku dan berpikir ketika berada dalam kerumunan virtual tersebut. Le Bon juga dapat membantu kita memahami bagaimana pengaruh sosial dapat memengaruhi perilaku dan tindakan kita. Teori Le Bon mengajarkan bahwa individu cenderung lebih mudah terpengaruh oleh tindakan dan opini orang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, kita perlu lebih waspada terhadap pengaruh sosial yang mungkin memengaruhi kita dalam mengambil keputusan.

Kesimpulan

Gustave Le Bon merupakan tokoh penting dalam perkembangan psikologi sosial karena karyanya yang membahas bagaimana individu berperilaku ketika berada dalam kerumunan atau massa. Meskipun teorinya telah dikritik dan diperdebatkan oleh banyak ilmuwan sosial, namun banyak aspek dari teorinya masih relevan hingga saat ini. Terutama dalam era digital dimana kerumunan tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga secara virtual melalui media sosial. Oleh karena itu, teori Le Bon dapat membantu kita memahami bagaimana individu berperilaku dan berpikir ketika berada dalam kerumunan virtual tersebut.

FAQs

1. Apa yang dimaksud dengan psikologi sosial?

Psikologi sosial adalah cabang psikologi yang mempelajari bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain dan lingkungannya.

2. Siapa Gustave Le Bon?

Gustave Le Bon adalah seorang ilmuwan sosial Prancis yang terkenal karena karyanya yang berjudul “The Crowd: A Study of the Popular Mind”.

3. Apa yang dibahas dalam buku “The Crowd: A Study of the Popular Mind”?

Buku ini membahas bagaimana individu berperilaku ketika berada dalam kerumunan atau massa.

4. Apa itu “hipnosis kolektif”?

Hipnosis kolektif adalah keadaan di mana individu merasa terhubung dengan orang di sekitarnya dan cenderung mengikuti tindakan yang dianggap benar oleh orang lain tanpa berpikir terlebih dahulu.

5. Mengapa teori Le Bon masih relevan hingga saat ini?

Teori Le Bon masih relevan hingga saat ini karena banyak aspek dari teorinya yang dapat membantu kita memahami bagaimana individu berperilaku dan berpikir ketika berada dalam kerumunan atau massa, baik secara fisik maupun secara virtual melalui media sosial.