Perkembangan Emosional Ibu Setelah Melahirkan Menurut Psikologi

Pengantar

Setelah melahirkan, seorang ibu mengalami banyak perubahan tidak hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Perubahan emosional ini disebut sebagai baby blues dan sering terjadi pada ibu yang baru melahirkan. Tetapi tahukah kamu bahwa perubahan emosional ini dapat terjadi tidak hanya selama beberapa hari setelah melahirkan, tetapi juga dalam beberapa bulan atau bahkan tahun? Nah, dalam artikel ini, kamu akan mengetahui lebih dalam tentang perkembangan emosional ibu setelah melahirkan menurut psikologi.

Apa itu Baby Blues?

Baby blues adalah perasaan down dan sedih yang dialami oleh sebagian besar ibu setelah melahirkan. Perasaan tersebut biasanya muncul beberapa hari setelah melahirkan dan dapat berlangsung selama beberapa minggu. Ibu yang mengalami baby blues biasanya merasa lelah, sensitif, dan terkadang merasa tidak percaya diri dalam mengasuh bayinya. Namun, perasaan tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Postpartum Depression

Jika perasaan sedih dan down tersebut tidak hilang dalam beberapa minggu, maka dapat mengindikasikan adanya postpartum depression. Postpartum depression adalah kondisi medis yang serius dan memerlukan perhatian medis. Gejala yang biasanya muncul antara lain merasa sedih, lelah, tidak bersemangat, dan tidak tertarik pada bayi atau aktivitas-aktivitas lain.

Perkembangan Emosional Jangka Panjang

Tidak hanya dalam beberapa minggu atau bulan setelah melahirkan, perubahan emosional juga terjadi dalam jangka panjang. Menurut studi, sekitar 10-15% ibu mengalami depresi postpartum dalam waktu yang lebih lama. Selain itu, sekitar 50% ibu mengalami perubahan emosional yang signifikan dalam beberapa tahun setelah melahirkan.

Penyebab Perubahan Emosional

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perubahan emosional ibu setelah melahirkan antara lain:

1. Perubahan hormon: Setelah melahirkan, hormon-hormon di dalam tubuh ibu berubah secara drastis. Perubahan hormon tersebut dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi.

2. Kurang tidur: Bayi yang terus terbangun di malam hari dapat membuat ibu merasa lelah dan tidak bugar. Kurang tidur dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi.

3. Stres: Menjadi ibu baru dapat sangat menantang dan stres. Stres dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi.

Bagaimana Mengatasi Perubahan Emosional?

Berikut beberapa cara yang dapat membantu mengatasi perubahan emosional pada ibu setelah melahirkan:

1. Istirahat yang cukup

2. Terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan

3. Membicarakan perasaan dengan orang yang dipercayai

4. Melakukan olahraga secara teratur

5. Mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman

FAQ

1. Berapa lama baby blues bisa berlangsung?

Baby blues biasanya berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu setelah melahirkan dan biasanya akan hilang dengan sendirinya.

2. Apa bedanya baby blues dan postpartum depression?

Baby blues adalah perasaan down dan sedih yang biasanya muncul beberapa hari setelah melahirkan dan akan hilang dengan sendirinya. Sementara itu, postpartum depression adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian medis dan dapat berlangsung dalam waktu yang lebih lama.

3. Apa yang harus dilakukan jika mengalami perubahan emosional setelah melahirkan?

Jika kamu mengalami perubahan emosional setelah melahirkan, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Mereka dapat membantu menentukan apakah kamu mengalami baby blues atau postpartum depression dan memberikan saran tentang cara mengatasi perubahan emosional tersebut.

4. Apa saja cara mengatasi perubahan emosional pada ibu setelah melahirkan?

Beberapa cara yang dapat membantu mengatasi perubahan emosional pada ibu setelah melahirkan antara lain istirahat yang cukup, terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, membicarakan perasaan dengan orang yang dipercayai, melakukan olahraga secara teratur, dan mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman.

Kesimpulan

Perubahan emosional pada ibu setelah melahirkan dapat terjadi dalam waktu yang singkat atau jangka panjang. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perubahan emosional antara lain perubahan hormon, kurang tidur, dan stres. Untuk mengatasi perubahan emosional ini, ibu dapat melakukan beberapa cara seperti istirahat yang cukup, terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, dan mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan jika mengalami perubahan emosional yang signifikan setelah melahirkan.Terima kasih sudah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat!