Perbandingan Anak Jaman Dulu Dan Sekarang Menurut Psikologi

Pendahuluan

Zaman terus berubah, termasuk dalam hal pola asuh anak. Anak jaman dulu dan anak jaman sekarang tentu memiliki perbedaan dalam hal pengasuhan, interaksi dengan lingkungan, dan tuntutan perkembangan yang berbeda. Namun, apa saja perbedaan yang terjadi dan bagaimana psikologi memandang perbandingan anak jaman dulu dan sekarang?

Perbedaan dalam Pola Asuh

Anak jaman dulu cenderung dididik dengan pendekatan otoriter, di mana pihak orang tua/guru memiliki kekuasaan mutlak atas pengambilan keputusan. Sedangkan, anak jaman sekarang lebih sering dididik dengan pendekatan demokratis, di mana keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan diskusi bersama. Pendekatan demokratis ini memperkuat kemampuan anak untuk berpikir analitis, kritis, dan mandiri.

Perbedaan dalam Interaksi dengan Lingkungan

Anak jaman dulu memiliki kebebasan yang lebih terbatas karena lingkungan yang kurang aman dan terkontrol. Sebaliknya, anak jaman sekarang sangat terbuka dengan lingkungan global yang semakin terhubung dan informatif. Anak jaman sekarang memiliki akses ke berbagai informasi dan pengetahuan yang mendukung perkembangan kognitif dan sosialnya.

Perbedaan dalam Tuntutan Perkembangan

Tuntutan perkembangan anak jaman dulu lebih sederhana dan terfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Sedangkan, tuntutan perkembangan anak jaman sekarang lebih kompleks dan terfokus pada pengembangan ketrampilan berpikir, berkomunikasi, dan berinovasi di era digital.

Psikologi Melihat Perbandingan Anak Jaman Dulu dan Sekarang

Psikologi mengamati perbedaan dalam pola asuh, interaksi dengan lingkungan, dan tuntutan perkembangan anak jaman dulu dan sekarang dari sudut pandang perkembangan kognitif, sosial, dan emosional. Dalam perkembangan kognitif, anak jaman sekarang memiliki kecenderungan untuk lebih mudah mengakses pengetahuan dan informasi baru, serta kemampuan untuk berpikir analitis dan kritis yang lebih baik. Sedangkan dalam perkembangan sosial dan emosional, anak jaman sekarang sering mengalami kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat dan terjalin dengan baik.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan pendekatan otoriter?

Pendekatan otoriter adalah pola asuh yang didasarkan pada kekuasaan mutlak orang tua/guru dalam pengambilan keputusan tanpa memperhatikan pendapat anak.

2. Apa manfaat pendekatan demokratis dalam pola asuh anak?

Pendekatan demokratis memperkuat kemampuan anak untuk berpikir analitis, kritis, dan mandiri dalam pengambilan keputusan dan membangun hubungan interpersonal yang sehat.

3. Apa dampak perkembangan era digital pada tuntutan perkembangan anak jaman sekarang?

Tuntutan perkembangan anak jaman sekarang semakin kompleks dan terfokus pada pengembangan ketrampilan berpikir, berkomunikasi, dan berinovasi di era digital.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kamu yang ingin memperdalam pemahaman tentang perbandingan anak jaman dulu dan sekarang menurut psikologi. Terima kasih sudah membaca artikel ini.