Penjabaran Teori Etika Menurut Ahli Psikologi

Pendahuluan

Etika merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia. Etika memberi pedoman bagi manusia dalam bertindak dan berperilaku. Etika mempunyai banyak cabang ilmu, salah satunya adalah psikologi. Psikologi mempelajari tentang perilaku manusia, termasuk perilaku moral dan etika. Dalam artikel ini, akan dijelaskan tentang teori etika menurut ahli psikologi.

1. Teori Etika Kohlberg

Salah satu ahli psikologi yang mempelajari teori etika adalah Lawrence Kohlberg. Teori Kohlberg membagi etika ke dalam tiga level dan enam tingkatan. Level pertama adalah level prakonvensional, level kedua adalah level konvensional, dan level ketiga adalah level postkonvensional.Tingkatan pertama pada level prakonvensional adalah orientasi hukuman dan ketaatan. Pada tingkat ini, seseorang melakukan tindakan hanya untuk menghindari hukuman dan memperoleh pujian dari orang lain. Tingkatan kedua pada level prakonvensional adalah orientasi individualisme dan pertukaran. Pada tingkat ini, seseorang menyadari keuntungan yang akan didapat dari suatu tindakan dan melakukan tindakan tersebut jika manfaatnya lebih besar daripada kerugiannya.Tingkat pertama pada level konvensional adalah orientasi otoritas dan ketertiban. Pada tingkat ini, seseorang melakukan tindakan berdasarkan aturan dan norma yang berlaku. Tingkat kedua pada level konvensional adalah orientasi hubungan sosial dan saling memahami. Pada tingkat ini, seseorang melakukan tindakan berdasarkan hubungan sosial yang terjalin.Tingkat pertama pada level postkonvensional adalah orientasi kontrak sosial dan utilitarisme individual. Pada tingkat ini, seseorang melakukan tindakan berdasarkan perjanjian sosial yang telah dibuat dan kepentingan individu. Tingkat kedua pada level postkonvensional adalah orientasi etika abstrak universal dan prinsip-prinsip moral. Pada tingkat ini, seseorang melakukan tindakan berdasarkan prinsip moral yang berlaku di masyarakat.

2. Teori Etika Gilligan

Salah satu ahli psikologi lain yang mempelajari teori etika adalah Carol Gilligan. Teori Gilligan membagi etika ke dalam tiga fase. Fase pertama adalah orientasi egois, fase kedua adalah orientasi hubungan, dan fase ketiga adalah orientasi prinsip.Pada fase pertama, seseorang hanya memperhatikan diri sendiri dan tidak memperdulikan kepentingan orang lain. Pada fase kedua, seseorang mulai memperhatikan hubungan sosial dengan orang lain dan memperhatikan kepentingan orang lain. Pada fase ketiga, seseorang memperhatikan prinsip-prinsip moral yang berlaku untuk semua orang.

3. Teori Etika Piaget

Jean Piaget juga merupakan ahli psikologi yang mempelajari teori etika. Teori Piaget membagi etika ke dalam dua level. Level pertama adalah moral heteronomi, dan level kedua adalah moral otonomi.Pada level pertama, seseorang mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh orang lain tanpa mempertimbangkan nilai moral yang ada. Pada level kedua, seseorang mempertimbangkan nilai moral yang ada dan membuat keputusan berdasarkan pertimbangan moral.

4. Teori Etika Freud

Sigmund Freud juga mempunyai pandangan tentang etika. Freud berpendapat bahwa etika berasal dari insting manusia dan pengalaman hidup. Freud membagi etika ke dalam dua kategori, yaitu etika dasar dan etika berlanjut.Etika dasar adalah etika yang dibentuk dari pengalaman hidup pada masa kanak-kanak. Etika berlanjut adalah etika yang berkembang seiring perkembangan hidup dan pengalaman manusia.

5. FAQ

Q: Apa yang dimaksud dengan tingkat prakonvensional pada teori Kohlberg?

A: Tingkat prakonvensional adalah tingkat etika yang didasarkan pada hukuman dan manfaat bagi diri sendiri.

Q: Apa yang dimaksud dengan fase kedua pada teori Gilligan?

A: Fase kedua pada teori Gilligan adalah fase di mana seseorang memperhatikan hubungan sosial dengan orang lain dan memperhatikan kepentingan orang lain.

Q: Apa yang dimaksud dengan moral heteronomi pada teori Piaget?

A: Moral heteronomi adalah moral yang didasarkan pada aturan yang telah ditetapkan oleh orang lain.

Kesimpulan

Dalam teori etika menurut ahli psikologi, terdapat berbagai macam pandangan tentang etika. Lawrence Kohlberg, Carol Gilligan, Jean Piaget, dan Sigmund Freud mempunyai pandangan yang berbeda-beda tentang etika. Namun, semua pandangan tersebut memberikan pedoman bagi manusia dalam bertindak dan berperilaku. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia harus memperhatikan nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip etika agar dapat hidup berdampingan dengan masyarakat. Terima kasih sudah membaca artikel ini.