Pengertian Stress Menurut Para Ahli Psikologi

Apa Itu Stress?

Stress merupakan suatu kondisi yang terjadi saat seseorang mengalami tekanan fisik atau psikologis yang berlebihan. Stress dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti pekerjaan yang menumpuk, tekanan sosial, masalah keuangan, dan masalah kesehatan.

Teori Hans Selye

Menurut Hans Selye, seorang ahli endokrinologi yang pertama kali mempopulerkan istilah “stress”, stress adalah respons fisiologis tubuh terhadap tekanan dan rangsangan eksternal dan internal. Selye juga membagi stress menjadi tiga fase, yaitu fase alarm, fase resistensi, dan fase kelelahan.

Teori Richard Lazarus

Menurut Richard Lazarus, seorang psikolog klinis yang terkenal, stress adalah respons psikologis terhadap situasi yang dianggap mengancam atau menuntut. Lazarus juga mengemukakan bahwa stress dapat diatasi dengan mengubah persepsi dan cara berpikir.

Teori Walter Cannon

Walter Cannon, seorang ahli fisiologi dan psikologi, juga mempelajari tentang stress. Menurutnya, stress dapat memicu respons “fight or flight” atau “lari atau lawan”. Ketika seseorang merasa terancam, tubuhnya akan melepaskan hormon stres yang meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan fokus perhatian.

Stress Positif dan Negatif

Stress dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu stress positif dan negatif. Stress positif atau eustress adalah jenis stress yang memberikan kesempatan untuk berkembang dan merasa bersemangat. Sementara stress negatif atau distress adalah jenis stress yang merusak kesehatan dan produktivitas seseorang.

Gejala Stress

Stress dapat memiliki gejala fisik dan psikologis. Gejala fisik stress dapat meliputi sakit kepala, sakit perut, insomnia, dan perubahan nafsu makan. Sedangkan gejala psikologis stress dapat meliputi perasaan cemas, depresi, dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.

Dampak Stress Terhadap Kesehatan

Stress yang berkepanjangan dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan. Stress dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, depresi, dan gangguan kecemasan. Stress juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit.

Cara Mengatasi Stress

Ada berbagai cara untuk mengatasi stress, seperti olahraga, meditasi, tidur yang cukup, dan mengelola waktu dengan baik. Seseorang juga dapat mencari dukungan dari teman dan keluarga atau mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Stress di Tempat Kerja

Stress di tempat kerja adalah salah satu jenis stress yang paling umum terjadi. Faktor yang dapat menyebabkan stress di tempat kerja meliputi tuntutan pekerjaan yang tinggi, konflik dengan rekan kerja, dan kebijakan perusahaan yang tidak jelas. Stress di tempat kerja dapat mempengaruhi produktivitas dan kesehatan karyawan.

Dampak Stress di Tempat Kerja

Stress di tempat kerja dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan dan produktivitas karyawan. Karyawan yang mengalami stress dapat mengalami kelelahan, absen, dan masalah kesehatan mental. Selain itu, stress di tempat kerja juga dapat mempengaruhi hubungan antar karyawan dan kinerja tim.

Cara Mengatasi Stress di Tempat Kerja

Ada beberapa cara untuk mengatasi stress di tempat kerja, seperti mengelola waktu dengan baik, mengembangkan keterampilan manajemen stres, dan berbicara dengan atasan atau manajer. Perusahaan juga dapat membantu mengatasi stress di tempat kerja dengan mengadakan program kesehatan dan kesejahteraan karyawan.

FAQ: Apa yang Menyebabkan Stress?

Stress dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pekerjaan yang menumpuk, tekanan sosial, masalah keuangan, dan masalah kesehatan. Setiap orang memiliki faktor pemicu stress yang berbeda-beda.

FAQ: Apa Dampak Negatif dari Stress?

Stress yang berkepanjangan dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, depresi, dan gangguan kecemasan. Stress juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit.

FAQ: Bagaimana Mengatasi Stress?

Ada berbagai cara untuk mengatasi stress, seperti olahraga, meditasi, tidur yang cukup, dan mengelola waktu dengan baik. Seseorang juga dapat mencari dukungan dari teman dan keluarga atau mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Kesimpulan

Stress adalah suatu kondisi yang terjadi saat seseorang mengalami tekanan fisik atau psikologis yang berlebihan. Stress dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu stress positif dan negatif. Stress dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan dan produktivitas seseorang. Namun, ada berbagai cara untuk mengatasi stress, baik itu melalui olahraga, meditasi, mengelola waktu dengan baik, atau mencari dukungan dari teman dan keluarga.