Pengertian Psikologi Sastra Menurut Rene Wellek

Pendahuluan

Psikologi sastra atau literary psychology adalah sebuah bidang psikologi yang berfokus pada studi tentang bagaimana karya sastra memengaruhi dan memperkaya kehidupan manusia. Salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam bidang ini adalah Rene Wellek. Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari pengertian psikologi sastra menurut Rene Wellek.

Pengertian Psikologi Sastra

Menurut Rene Wellek, psikologi sastra adalah sebuah studi tentang pengalaman estetika dan imajinasi yang diperoleh ketika membaca karya sastra. Psikologi sastra ini fokus pada kekuatan-kekuatan psikologis dalam karya sastra dan bagaimana kekuatan-kekuatan tersebut memengaruhi pembaca.

Karakteristik Psikologi Sastra

Pertama, psikologi sastra melibatkan aspek emosional dari pembaca. Pembaca merasakan emosi ketika membaca karya sastra, seperti sedih, senang, tertarik, dan lain-lain. Kedua, psikologi sastra fokus pada pengalaman subjektif pembaca. Setiap pembaca akan mengalami pengalaman yang berbeda ketika membaca karya sastra. Ketiga, psikologi sastra melibatkan aspek imajinatif pembaca. Pembaca membayangkan alur cerita dan tokoh-tokoh dalam karya sastra.

Manfaat Psikologi Sastra

Psikologi sastra memiliki manfaat yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam karya sastra, terdapat pelajaran dan nilai-nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, membaca karya sastra dapat membantu meningkatkan kemampuan empati dan pemahaman tentang perasaan orang lain.

Contoh Psikologi Sastra

Salah satu contoh psikologi sastra adalah novel The Catcher in The Rye karya J.D. Salinger. Novel ini menggambarkan kehidupan seorang remaja bernama Holden Caulfield yang mengalami kesulitan dalam menghadapi masalah dalam hidupnya. Novel ini sangat mempengaruhi pembaca dengan menghadirkan karakter yang sangat emosional dan kompleks.

Kritik terhadap Psikologi Sastra

Namun, tidak semua orang setuju dengan konsep psikologi sastra. Beberapa kritikus menganggap bahwa psikologi sastra terlalu subjektif dan tidak dapat diukur secara objektif. Selain itu, terdapat juga kritik bahwa psikologi sastra hanya fokus pada pengalaman emosi pembaca dan tidak memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai karya sastra.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kamu telah mempelajari pengertian psikologi sastra menurut Rene Wellek, karakteristik psikologi sastra, manfaat psikologi sastra, contoh psikologi sastra, serta kritik terhadap psikologi sastra. Meskipun terdapat kritik terhadap konsep ini, namun psikologi sastra tetap memiliki peran penting dalam memahami pengalaman estetika dan imajinasi yang diperoleh ketika membaca karya sastra.

Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silakan membaca artikel kami yang lain.

FAQ

1. Apa itu psikologi sastra?
Psikologi sastra adalah sebuah bidang psikologi yang berfokus pada studi tentang bagaimana karya sastra memengaruhi dan memperkaya kehidupan manusia.

2. Apa manfaat psikologi sastra?
Psikologi sastra memiliki manfaat yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam karya sastra, terdapat pelajaran dan nilai-nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, membaca karya sastra dapat membantu meningkatkan kemampuan empati dan pemahaman tentang perasaan orang lain.

3. Apa kritik terhadap psikologi sastra?
Beberapa kritikus menganggap bahwa psikologi sastra terlalu subjektif dan tidak dapat diukur secara objektif. Selain itu, terdapat juga kritik bahwa psikologi sastra hanya fokus pada pengalaman emosi pembaca dan tidak memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai karya sastra.