Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Plato Dan Aristoteles

Plato dan Psikologi Pendidikan

Plato adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup pada abad ke-5 SM. Dia adalah salah satu filsuf terbesar sepanjang masa dan banyak mempengaruhi bidang pendidikan. Menurut Plato, psikologi pendidikan adalah studi tentang bagaimana pikiran manusia berkembang dan bagaimana kita dapat membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka.Plato percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi bijaksana dan baik, tetapi hal itu dapat dicapai hanya jika kita memahami bagaimana pikiran mereka bekerja. Dia menganggap bahwa pengetahuan seharusnya datang dari dalam, bukan dari luar. Artinya, pendidikan bukanlah proses mengisi informasi ke dalam otak, tetapi proses membangkitkan pengetahuan yang sudah ada di dalam diri seseorang.Plato juga memperkenalkan konsep “ide” atau “konsep universal” yang mengatakan bahwa setiap hal di dunia ini memiliki bentuk ideal. Oleh karena itu, tujuan pendidikan adalah untuk membantu individu mencapai bentuk ideal mereka.

Aristoteles dan Psikologi Pendidikan

Aristoteles adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup pada abad ke-4 SM. Dia adalah murid Plato dan kemudian menjadi guru dari Alexander Agung. Menurut Aristoteles, psikologi pendidikan adalah studi tentang bagaimana belajar dan pengalaman membentuk karakter seseorang.Aristoteles memandang manusia sebagai makhluk rasional yang memiliki kemampuan untuk belajar dan berkembang. Dia juga percaya bahwa pendidikan harus mencakup tiga aspek penting: fisik, moral, dan intelektual. Fisik adalah tentang kebugaran tubuh, moral adalah tentang etika dan nilai-nilai, dan intelektual adalah tentang kemampuan untuk berpikir dan memecahkan masalah.Aristoteles juga berbicara tentang konsep “golden mean” yang mengatakan bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan seimbang. Artinya, pendidikan harus mengajarkan anak-anak untuk menjadi seimbang dan tidak berlebihan dalam segala hal.

FAQ

1. Apa itu psikologi pendidikan?

Psikologi pendidikan adalah studi tentang bagaimana pikiran dan belajar manusia berkembang dan bagaimana kita dapat membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka.

2. Apa konsep “ide” atau “konsep universal” dalam filsafat Plato?

Konsep “ide” atau “konsep universal” mengatakan bahwa setiap hal di dunia ini memiliki bentuk ideal. Oleh karena itu, tujuan pendidikan adalah untuk membantu individu mencapai bentuk ideal mereka.

3. Apa itu konsep “golden mean” dalam filsafat Aristoteles?

Konsep “golden mean” mengatakan bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan seimbang. Artinya, pendidikan harus mengajarkan anak-anak untuk menjadi seimbang dan tidak berlebihan dalam segala hal.

Kesimpulan

Dalam filsafat pendidikan klasik, Plato dan Aristoteles adalah dua tokoh penting yang banyak mempengaruhi pandangan tentang psikologi pendidikan. Plato memandang pendidikan sebagai proses membangkitkan pengetahuan dalam diri seseorang, sementara Aristoteles memandang pendidikan sebagai proses yang mencakup aspek fisik, moral, dan intelektual. Kedua tokoh ini memberikan pandangan yang sangat berharga dalam memahami psikologi pendidikan, dan tetap relevan hingga saat ini.Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk kamu! Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya di situs kami.