Pengertian Psikologi Kerja Menurut Par Ahli

Pendahuluan

Psikologi kerja adalah salah satu bidang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam dunia kerja. Dalam dunia kerja, psikologi kerja sangat penting untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Berikut ini adalah pengertian psikologi kerja menurut beberapa ahli.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Edwin A. Fleishman

Menurut Edwin A. Fleishman, psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja, termasuk di dalamnya adalah pengaruh sosial dan psikologis dalam kegiatan kerja. Fleishman juga mengatakan bahwa psikologi kerja dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Herbert A. Simon

Herbert A. Simon mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari cara manusia menggunakan informasi untuk melakukan tugas-tugas dalam situasi kerja. Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi karyawan dalam melakukan tugas-tugas yang diberikan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Robert P. Vecchio

Robert P. Vecchio memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara individu dan lingkungan kerja mereka. Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Paul E. Spector

Paul E. Spector mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku karyawan di tempat kerja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Spector juga mengatakan bahwa psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan kesejahteraan karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Frederick Herzberg

Frederick Herzberg mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Douglas McGregor

Douglas McGregor memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja, dan pentingnya pengaruh motivasi terhadap perilaku tersebut.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Victor H. Vroom

Victor H. Vroom memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh penghargaan terhadap perilaku tersebut.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Abraham Maslow

Abraham Maslow memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari kebutuhan manusia dalam situasi kerja, dan pentingnya memenuhi kebutuhan tersebut untuk meningkatkan motivasi dan kesejahteraan karyawan.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Chris Argyris

Chris Argyris mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh struktur organisasi terhadap perilaku tersebut.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Kurt Lewin

Kurt Lewin mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap perilaku tersebut.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Eliyahu Goldratt

Eliyahu Goldratt memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari cara manusia menggunakan informasi untuk meningkatkan kinerja organisasi.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Robert Tannenbaum dan Warren H. Schmidt

Robert Tannenbaum dan Warren H. Schmidt mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap perilaku tersebut.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Douglas Brown dan Frank Mulhern

Douglas Brown dan Frank Mulhern memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara individu dan lingkungan kerja mereka.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Fred Luthans

Fred Luthans mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap perilaku tersebut.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Gary Johns dan Alan M. Saks

Gary Johns dan Alan M. Saks memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara individu dan lingkungan kerja mereka.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Keith Davis dan John W. Newstrom

Keith Davis dan John W. Newstrom mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh faktor situasional terhadap perilaku tersebut.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Timothy A. Judge dan Ryan Klinger

Timothy A. Judge dan Ryan Klinger mengatakan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja dan pentingnya pengaruh karakteristik individu terhadap perilaku tersebut.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan efektivitas dan kepuasan kerja karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Keith G. Allred

Keith G. Allred memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara individu dan lingkungan kerja mereka.Menurutnya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi.

Pengertian Psikologi Kerja Menurut Paul R. Sackett dan Gavriel Salvendy

Paul R. Sackett dan Gavriel Salvendy memandang psikologi kerja sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara individu dan lingkungan kerja mereka.Menurut mereka, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan dan memperbaiki kinerja organisasi.

Kesimpulan

Dari beberapa definisi psikologi kerja oleh para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja, termasuk di dalamnya adalah pengaruh sosial, psikologis, dan faktor-faktor situasional terhadap karyawan. Dalam praktiknya, psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, efektivitas, dan efisiensi karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.

FAQ

Q: Apa yang dimaksud dengan psikologi kerja?A: Psikologi kerja adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi kerja, termasuk di dalamnya adalah pengaruh sosial, psikologis, dan faktor-faktor situasional terhadap karyawan.Q: Apa manfaat dari psikologi kerja?A: Psikologi kerja dapat membantu meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, efektivitas, dan efisiensi karyawan, serta memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.Q: Siapa saja para ahli yang mempelajari psikologi kerja?A: Beberapa ahli yang mempelajari psikologi kerja antara lain Edwin A. Fleishman, Herbert A. Simon, Robert P. Vecchio, Paul E. Spector, Frederick Herzberg, Douglas McGregor, Victor H. Vroom, Abraham Maslow, Chris Argyris, Kurt Lewin, Eliyahu Goldratt, Robert Tannenbaum, Warren H. Schmidt, Douglas Brown, Frank Mulhern, Fred Luthans, Gary Johns, Alan M. Saks, Keith Davis, John W. Newstrom, Timothy A. Judge, Ryan Klinger, Keith G. Allred, dan Paul R. Sackett. Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya.