Pengelolaan Lahan Kesuburan Lahan Kering Masam Untuk Tanaman Kedelai

Pendahuluan

Tanaman kedelai merupakan salah satu tanaman pangan yang sangat penting di negara kita. Selain sebagai sumber protein dan energi bagi manusia, kedelai juga merupakan sumber bahan baku industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Namun, tidak semua lahan cocok untuk menanam kedelai. Lahan kering masam misalnya, merupakan salah satu tipe lahan yang sulit untuk dijadikan lahan pertanian. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, lahan kering masam dapat diubah menjadi lahan yang subur dan cocok untuk menanam kedelai.

Pemilihan Varietas Tanaman Kedelai

Saat memilih varietas tanaman kedelai untuk ditanam di lahan kering masam, pilihlah varietas yang tahan terhadap kekeringan, serangan hama dan penyakit. Beberapa varietas yang cocok untuk ditanam di lahan kering masam antara lain varietas Wilis, Burangrang, dan Anjasmoro.

Persiapan Lahan

Persiapan lahan sangat penting dalam mengelola lahan kering masam. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang semua gulma yang tumbuh di atas lahan. Kemudian, lakukan pengolahan tanah dengan cara membajak atau menggemburkan tanah. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan jarak antara lubang sekitar 60 cm dan kedalaman sekitar 2-3 cm.

Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk juga sangat penting dalam pengelolaan lahan kedelai. Pemberian pupuk yang tepat akan membuat tanaman kedelai tumbuh lebih baik dan menghasilkan buah yang lebih banyak. Pupuk yang diberikan harus mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kedelai, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk kandang dan pupuk organik juga bisa digunakan sebagai alternatif pupuk.

Pengairan

Lahan kering masam cenderung kekurangan air. Oleh karena itu, pengairan harus dilakukan dengan cara yang tepat. Tanaman kedelai membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Pengairan dapat dilakukan dengan cara menyiramkan air pada lubang tanam atau menggunakan sistem irigasi tetes.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit merupakan ancaman serius bagi tanaman kedelai. Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kedelai antara lain ulat grayak, wereng, layu fusarium, dan antraknosa. Untuk mengendalikan hama dan penyakit, dapat dilakukan dengan cara penyemprotan pestisida atau dengan menggunakan metode pengendalian hayati.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan setelah tanaman kedelai mencapai umur 80-90 hari setelah tanam. Buah kedelai dapat dipanen dengan cara memetik buah satu persatu atau dengan memotong seluruh tanaman. Setelah dipanen, kedelai harus dijemur di bawah sinar matahari terik selama beberapa hari sampai kandungan airnya turun menjadi sekitar 12-14%.

Manfaat Pengelolaan Lahan Kesuburan Lahan Kering Masam Untuk Tanaman Kedelai

Pengelolaan lahan kering masam untuk menanam kedelai memiliki manfaat yang cukup besar. Selain dapat meningkatkan produktivitas lahan yang tadinya tidak produktif, pengelolaan lahan juga dapat membantu petani meningkatkan pendapatan dari hasil panen kedelai.

FAQ

Apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum menanam kedelai di lahan kering masam?

Sebelum menanam kedelai di lahan kering masam, persiapan lahan harus dilakukan dengan cara membuang semua gulma yang tumbuh di atas lahan dan melakukan pengolahan tanah dengan cara membajak atau menggemburkan tanah. Kemudian, buatlah lubang tanam dengan jarak antara lubang sekitar 60 cm dan kedalaman sekitar 2-3 cm.

Apakah pengairan sangat penting dalam pengelolaan lahan kedelai?

Ya, pengairan sangat penting dalam pengelolaan lahan kedelai. Tanaman kedelai membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Pengairan dapat dilakukan dengan cara menyiramkan air pada lubang tanam atau menggunakan sistem irigasi tetes.

Bagaimana cara mengendalikan hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kedelai?

Untuk mengendalikan hama dan penyakit, dapat dilakukan dengan cara penyemprotan pestisida atau dengan menggunakan metode pengendalian hayati.

Kapan waktu yang tepat untuk memanen tanaman kedelai?

Pemanenan dilakukan setelah tanaman kedelai mencapai umur 80-90 hari setelah tanam. Buah kedelai dapat dipanen dengan cara memetik buah satu persatu atau dengan memotong seluruh tanaman. Setelah dipanen, kedelai harus dijemur di bawah sinar matahari terik selama beberapa hari sampai kandungan airnya turun menjadi sekitar 12-14%.

Apa manfaat dari pengelolaan lahan kering masam untuk menanam kedelai?

Pengelolaan lahan kering masam untuk menanam kedelai memiliki manfaat yang cukup besar. Selain dapat meningkatkan produktivitas lahan yang tadinya tidak produktif, pengelolaan lahan juga dapat membantu petani meningkatkan pendapatan dari hasil panen kedelai.

Apakah varietas tanaman kedelai yang cocok untuk ditanam di lahan kering masam?

Varitas tanaman kedelai yang cocok untuk ditanam di lahan kering masam adalah varietas yang tahan terhadap kekeringan, serangan hama dan penyakit. Beberapa varietas yang cocok untuk ditanam di lahan kering masam antara lain varietas Wilis, Burangrang, dan Anjasmoro.

Bagaimana pemberian pupuk yang tepat untuk tanaman kedelai?

Pemberian pupuk yang tepat akan membuat tanaman kedelai tumbuh lebih baik dan menghasilkan buah yang lebih banyak. Pupuk yang diberikan harus mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kedelai, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk kandang dan pupuk organik juga bisa digunakan sebagai alternatif pupuk.

Bagaimana cara mempersiapkan lahan sebelum menanam tanaman kedelai di lahan kering masam?

Persiapan lahan sangat penting dalam mengelola lahan kering masam. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang semua gulma yang tumbuh di atas lahan. Kemudian, lakukan pengolahan tanah dengan cara membajak atau menggemburkan tanah. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan jarak antara lubang sekitar 60 cm dan kedalaman sekitar 2-3 cm.

Apa saja hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kedelai?

Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kedelai antara lain ulat grayak, wereng, layu fusarium, dan antraknosa.